Hyun EL-Baladz TigaDaha Hyun SantriGaul AMURA Fc: SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

Translate

Selasa, 06 Desember 2011

SISTEM PENCERNAAN MAKANAN

Sistem pencernaan Makanan meliputi :
    I.   Makanan bergizi
    II.  Zat-zat makanan
    III. Sistem pencernaan manusia
    IV.  Sistem pencernaan mamalia

I. Makanan Bergizi
    Menu seimbang : meliputi 4 sehat 5 sempurna yang tdd nasi, sayur, lauk, buah dan susu
 
1.  Tujuh kelompok bahan pokok makanan:
     1. kelompok bahan makanan asal susu sebagai sumber makanan yang lengkap
         (mengandung karbohidrat, protein, lemak ,mineral dan vitamin) : susu, keju, yoghurt 
     2. Kelompok daging sebgai sumber protein hewani : ikan , unggas, telur dan daging ternak
     3. Kelompok beras sumber karbohidrat dan vit B : padi, sagu, gandum,tepung tapioka, dan tepung  maizena
    4. Kelompok minyak sumber lemak dan vit A : kelapa, kelapa sawit, miyak kedelai, minyak biji kapas, biji matahari,, kacang tanah, mentega
    5. Kelompok sayur-sayuran hijau dan   kuning sumber vit A,Ca, Fe dan vit serta mineral lainnya
    6. Kelompok buah-buahan  berwarna dan berair sumber vit dan mineral
    7. Kelompok kacang-kacangan sumber protein nabati, vit dan mineral : tauge, tehu, tempe, tauca, kecap dan susu kedele
2. Penggolongan Makanan
    — Menurut  FAO (Food  Agriculture Organization ) adalah :
        Desirable Dietary Pattern (PPH = Pola Pangan Harapan ) tdd 9 macam, yaitu :
        padi-padian, umbi-umbian, sayur dan buah-buahan, bumbu (rempah2-an),  gula, pangan hewani, minyak dan lemak, buah atau biji berminyak, dan kacang2-an  (Tirtawinata 2006)

3. Nilai Gizi Dan Kriteri  Makanan  Bermutu
     Nilai gizi makanan ditentukan berdasarkan kandungan  protein , karbohidrat , lemak, vitamin dan mineral.

        Kriteria makanan bermutu :
    a. Bergizi tinggi
    b. Higienis
    c. Mudah dicerna
    d. Cukup kalori
    e. Berasal dari berbagai jenis bahan makanan
    f. Warna, rasa, dan baunya membangkitkan selera makan

4. Usaha Perbaikan Gizi
    a.Penyuluhan Gizi
    b.Penyediaan Bahan Makanan

5.  Status Gizi : Tingkat kecukupan gizi seseorang dapat diukur/diketahui dengan menggunakan :
i. Rumus Broca
  Berat Badan Normal = Tinggi Badan (TB) – 100
  Berat Badan Ideal = TB – 100 -10% (TB-100)

Contoh soal :

Dik : TB  X = 155 cm, maka
    BB  X = 155-100- 10% (55) = 55 – 5,5 = 49,5 kg

ii. Rumus IMT (Indeks Massa Tubuh)
    IMT = BB / (TB)²
    BB dalam kg ; TB dalam m

Noot : jika IMT 16 – 18,4 = gizi kurang
       jika IMT 18,5 - < 25 = gizi baik
       jika IMT 25 – 30 = gizi lebih
       jika IMT > 30 - > 40 = obesitas

Contoh soal :

Dik : BB = 65 kg; TB = 155 cm
Maka IMT = 65 / (155)² = 27,05
(Jadi orang tersebut berstatus gizi lebih)

iii. Metode Antropometri (untuk Balita) :
    Data diperoleh dari : BB/umur;TB/umur; BB/TB; pengukuran lingkar lengan dll

6. Kebutuhan energi dan jumlah makanan :
    - laki-laki relatif lebih banyak memerlukan makanan dari wanita
    - ibu hamil membutuhkan makan yang lebih banyak dari biasanya
    - anak-anak lebih banyak membutuhkan protein untuk pertumbuhan dan kecerdasan
    - pekerja otot membutuhkan banyak karbohidrat, pekerja otak membutuhkan banyak protein
    - makin bertambah berat badan seseorang makin membutuhkan banyak makanan
    - makin besar perbedaan suhu lingkungan dengan berat badan, makin banyak makanan yang dibutuhkan

7. BMR dan RME ( Basal Metabolic Rate dan Resting Metabolic Expenditure)
  - Energi yang digunakan untuk kebutuhan pertumbuhan, kerja, makan, dan metabolisme basal
    ( kerja jantung, pernafasan , aktivitas otak, fungsi ginjal, suhu badan, dan keseimbangan osmotik).

Rumus menghitung BMR
    Untuk pria   = 1    x kg BB x 24 jam
    Diatas umur 50 tahun  = 0,9 x kg BB x 24 jam
    Untuk wanita   = 0,9 x kg BB x 24 jam
    Diatas umur 50 tahun  = 0,8 x kg BBx 24jam

@ BMR dihitung dalam keadaan istirahat total (jasmani dan rahani) dan dalam ruang bersuhu normal
@ Energi yang diperlukan untuk setiap meter persegi (m²) permukaan tubuh disebut nilai metabolisme basal.
@ Metabolisme basal bergantung pada umur, jenis kelamin dan luas permukaan tubuh yang dihitung berdasarkan BB

Contoh soal :
Dik : Seorang ? umur 54 tahun
BB 65 kg
Dit  : hitung BMR-nya
Jawab :
  BMR = 0,9 x 65 x 24 = 1.404 kalori ( 1.404 kkal)
(Sedangkan untuk ? dengan umur dan BB yang sama  adalah :
  BMR = o,8 x 65 x 24  = 1.248 kkal )

Noot :
Ø 1 Kalori = 1 kkal yaitu :
  jumlah panas yang dibutuhkan untuk menaikkan suhu 1 kg air sebesar  1°C (mis : 14 °C menjadi 15 °C).
Ø BMR harus diukur 12 jam sudah makan
    ( beberapa menit sesudah makan, BMR   dapat naik 30 % diatas nilai istirahat)

RME (Resting Metabolic Expenditure) yaitu :
    - Pemakaian energi istirahat
    - RME sebanding  dengan luas  permukaan tubuh dan persentase lemak tubuh
    - Menurut Long (ahli Biologi), BMR dan RME berbeda ± 3%
    - Kelaparan dapat menurunkan BMR dan kedinginan dapat menaikkan BMR

8. Variasi dan komposisi makanan
    - Menu seimbang untuk ? umur 18 tahun
    @ Variasi dan komposisi makanan :
         Pagi : nasi goreng, telur mata sapi, acar, the manis
         Siang : nasi ikan bakar, tempe bacem, sayur asem, buah pisang
         Camilan : bubur kacang hijau, minum air putih
         Malam : nasi, tempe bacem, ikan bakar, sayur asem, buah pisang
    @ Bahan dan volumenya :   
            Beras 350 gr
            Ikan kembung 100 gr
            Telur 50 gr
            Tempe 100 gr
            Sayuran 200 gr
            Cabe 10 gr
           Bawang merah 10 gr
           Bawang putih 10 gr
           Pisang 200 gr
           Gula pasir 35 gr
           Minyak 30 gr
   
    @ Analisis kandungan nutrisi dan jumlah kalori :
           Kalori 2.362,5 kkal
           Protein 95,55 gr
           Lemak 45,83 gr
           Karbohidrat 405,42 gr
           Vit A 13.088 SI
           Vit B1 1.450 mg
           Vit C 171 mg
           Fe 27,32 mg
           Ca 827,3 mg
           P 1,511,9 mg
 
II. Zat-zat makanan
    Tba :
        1.Karbohidrat
        2.Protein
        3.Lemak
        4.Vitamin dan mineral
        5.Air

a. Karbohidrat
    Fungsi :
          - sumber energi utama ( 1 gr glukosa = 4,1 K)
          - pembentuk senyawa kimia lain
          - komponen penyusun gen
         - membantu BAB
          - menjaga keseimbangan asam dan basa

Jenis karbohidrat :
1. Monosakharida (C6H12O6), Satu gugusan gula : Glukosa (gula darah),Galaktosa (susu) ,Fruktosa (buah, madu)
2. Disakharida (C12H22O11), Dua gugusan gula :Sukrosa ( Gl + Fr) = Tebu, bit; Laktosa (Gl + Ga)= Susu;
   Maltosa (Gl + Gl) = Hasil pencernaan
3. Polisakharida (C6H10O5)n, Lebih dari 10 gugus gula :Zat pati, zat tepung = Beras, umbi-umbian; Glikogen = Otot, hati

b. Protein :
    Fungsi :
          - membangun sel-sel yang telah rusak
          - membentuk zat-zat pengatur seperti      enzim dan hormon
          - Membentuk zat kebal
          - bahan pembentuk senyawa asam amino lain
          - Sumber energi ( 1gr = 4,1 K)

Jenis protein / asam amino :
1. Asam amino essensial : Isoleusin, Lisin, Leusin, Metionin, Fenilalanin, Treonin,Valin,Triptopan
2. Asam amino semi essensial : Arginin*, Histidin*,Sistin, Glisin,Serin,Tirosin
3. Asam amino non essensi : Alanin, Asparagin,,Asam aspartat,Asam glutamat,Glutamin,Prolin,

Neraca zat N (kesetimbangan Nitrogen)
1.Jika N yang dikeluarkan = N yang dikonsumsi ?  Kesetimbangan Nitrogen
2.Jika N yang dikeluarkan > N yang dikonsumsi ? Neraca N negatif
  - terjadi pada penderita ginjal
  - kekurangan hormon insulin
  - kuasiorkor
  - peningkatan hormon adrenalin pada korteks adrenal
3. Jika N yang dikeluarkan < N yang    dikonsumsi ? Neraca N positif
  - masa pertumbuhan
  - wanita yang hamil
  - masa penyembuhan dari penyakit berat
 

3. Lemak :
    Fungsi :
          - sebagai pelindung tubuh dari suhu rendah
          - sebagai pelarut vit A,D,E,K
          - sebagai pelindung alat-alat tubuh yang vital(sebagai bantalan lemak)
              - sumber energi ( 1 gr = 9,3 K)
          - sebagai salah satu bahan penyusun membran sel
   
Pembagian lemak
• Berdasarkan komposisi kimia lemak tba:
  1. lemak sederhana
  2. lemak campuran
  3. derivat lemak

• Berdasarkan ikatan kimianya lemak tba :
  1. lemak jenuh
  2. lemak tak jenuh

Macam lemak
1. Lemak sederhana (trigliserida) = 1 gliserol + 3 asam lemak : Lemak, lilin,
   malam (padat pada suhu kamar), minyak ( cair pada suhu kamar)
2. Lemak campuran (Lemak dengan senyawa bukan lemak : fosfat, protein glukosa) :fosfolipid, fosfatid (lemak+fosfat+kolin),lipoprotein
3. Derivat lemak (Berasal dari hidrolisis lemak) : Asam lemak, gliserolSterol, golongan keton (kolesterol)
4. Asam Lemak Jenuh = Non essensial (dapat disintesis sendiri),Tidak ada ikatan rangkap, bentuk padat: lemak hewani : mentega, gajih,as. stearat,as. palmitat
5. Asam Lemak Tidak jenuh = Essensial (tidak dapat disintesis sendiri), ada ikatan rangkap, bentuk umumnya cair : lemak nabati / minyak jagung, minyak kedelai, as. linoleat, as. linolenat, as. arakhidonat

4. Vitamin
    - Vitamin : suatu senyawa organik pelengkap makanan ,yang diperlukan untuk kehidupan, kesehatan
      dan pertumbuhan tetapi tidak mengahsilkan energi.
    - Vita = hidup; amin = gugusan amina
    - Istilah vitamin dikemukakan oleh : C. Funk (1912)
    - Penelitian tentang vitamin diawali oleh :
          1. Vasco Da Gama (1498)
          2. Kapten Cook (1768)
          3. Dr. Eyckman Dan Grijns (1886)
Vitamin tba :
    a. Vit yang larut dalam air ( B dan C )
    b. Vit yang larut dalam lemak ( A, D, E, K )

5. Garam mineral tba :
      1. Makroelemen : unsur2 yang   dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak :   Na, Ca,K,P, Mg, Cl, S, F, dan I
      2. Mikroelemen : unsur2 yang   dibutuhkan tubuh dalam jumlah sedikit :   Mn, Cr Co, Mo Zn, Cu

6. Air :
    Fungsi :
          - mengangkut nutrisi ke berbagaijaringan
          - pelarut senyawa2 lain
          - menjaga stabilitas suhu tubuh
          - mengangkut sisa metabolisme dari jaringan    ke luar tubuh
          - sebagai media berbagai reaksi kimia dalam tubuh

7. Zat adiktif:
        - Zat adiktif = zat kimia yang ditambahkan dalam bahan makanan
        - Tba :

1. Zat Pengawet : natrium benzoat, butil hidroksi toluena (BHT), butil hidroksi anisol (BHA)
2. Zat Warna : indigo karmin (biru), tartrazin (kuning), benzil violet (ungu)
3. Zat Penyedap : MSG (Monosodium glutamat), natrium glutamat (vetsin)
4. Zat Pemanis : sakarin, dulsin, siklamat, aspartam, stevia
5. Zat Pengharum : kelompok ester al : amil asetat (pisang), oktil asetat (jeruk),
    amil valerat (apel), metil salisilat ( minyak gandapura), etil butirat (nanas),
    okoresin, asam essensial
6. Zat Antioksidan : vit C, E, natrium sulfit, senyawa galat, garam dan esternya, BHA
7. Zat Pengental : ester sukrosa dan asam lemak, lesitin, kalsium sitrat, as. Alginat
8. Zat Tambahan Lain : ragi, glasur, propelant, antibusa, anti pengerasan, bufer asam basa

Pengaruh zat adiktif :
  - dapat bersifat karsinogen (penyebab kanker)
  - menimbulkan kecanduan (adiksi)
  - kerusakan sel-sel otak
  - sakit kepala, sesak nafas mudah letih
    (sebaiknya gunakan zat tambahan makanan yang bersifat alamiah)

Sistem pencernaan makanan manusia
Tdd :
      1. rongga mulut
      2. esofagus
      3. lambung
     4. hati
      5. pankreas
      6. usus halus
      7. usus besar
      8. rektum
      9. anus

 

 
1. Rongga mulut :
Tdd :
  a. lidah :
      - membantu meletakkan makanan dalam rongga mulut
      - membantu penelanan
      - membersihkan mulut
      - membantu bersuara
      - memiliki indra pengecap rasa : manis, asin, asam, dan pahit

 b. kelenjar ludah / glandula salivaris:
    Tba:
      1. kel. Parotis (bawah telinga)
      2. kel. Submaksilaris (rahang bawah)
      3. kel. Sublingualis (bawah lidah)
Fungsi saliva : mencerna makanan secara kimiawi : amilum (polisakharida) + H2O = maltosa
Komponen saliva : air, ion-ion organik, protein mucas/lendir, enzym ptialin

  c. Gigi
    Tba :
    1. Gigi susu/sulung :
            P2  C1  I2  I2  C1 P2
            P2  C1  I2  I2  C1 P2

    2. Gigi tetap/permanent :
            M3  P2  C1  I2  I2  C1  P2  M3
            M3  P2  C1  I2  I2  C1  P2  M3

Noot :
    I = insisivus/ gigi seri
    C = caninus/gigi taring
    P = prae molare / geraham depan
    M= molare / geraham belakang
 



 

2. Esofagus : mendorong makanan menuju lambung
  3. Lambung / ventrikulus:
     - tba :
      i. Daerah kardiak
       ii. Daerah fundus
      iii. Daerah pilorus
     - dinding lambung dibangun oleh otot melingkar, memanjang dan menyerong sehingga dapat
       berkontraksi mengaduk makanan dengan baik yang disebut gerak peristaltik
     - dinding lambung menghasilkan hormon gastrin. Fungsi : untuk merangsang sekresi getah lambung.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar